RIAUUPDATE.COM, RENGAT
- Warga Desa Punti Kayu Kecamatan Batang Peranap Kabupaten Indragiri Hulu
(Inhu) berinisial MS diamankan Polisi pada Selasa (23/6/2020) kemarin.
Pasalnya, tersangka diduga telah melakukan dugaan penistaan terhadap salah satu
agama.
Dugaan penistaan agama tersebut, dilakukan tersangka dalam
bentuk postingan di media sosial Facebook.
"Benar, pelaku yang diduga telah melakukan penistaan
agama sudah berhasil diamankan," ujar Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran,
Kamis (25/6/2020), dikutip Riaupos.co.
Dijelaskannya, penangkapan tersangka berawal dari laporan
Rony Bangun Situmeang pada tanggal 28 Mei 2020 lalu. Atas laporan tersebut,
telah dilakukan penyidikan dan penyelidikan dengan cara melakukan pemeriksaan
terhadap beberapa saksi dan ahli.
Dari hasil penyidikan dan penyelidikan terhadap yang
dilakukan pelaku, disimpulkan dapat memenuhi unsur Pasal.
"Tahapan jelang dilakukan penangkapan pelaku, sudah
dilakukan penyidik," ungkapnya.
Kemudian sebutnya, awal dari laporan Rony Bangun Situmeang
sambungnya, dimana pada tanggal 16 Mei 2020, pelapor sedang duduk di warung
kopi miilik M Simanungkalit. Saat duduk itu, pelapor mendapat informasi
dari Sitorus yang juga warga Desa Punti Kayu.
Dari keterangan Sitorus, tersangka MS telah menggunggah
status di akun Facebooknya dengan memperlihatkan kepada pelapor. Dalam akun
Facebook itu, tersangka membuat beberapa status, salah satunya berbunyi menista
tuhan.
Akibat status tersebut, menimbulkan keresahan di tengah
masyarakat Kecamatan Batang Peranap Kabupaten Inhu.
"Sehingga dengan kondisi itu, pelapor datang ke
Mapolres Inhu untuk proses lebih lanjut," tambahnya.
Makanya pada Selasa kemarin, pelaku diamankan
dikediamannya.
“Selain tersangka, juga diamankan sejumlah barang bukti yang
selanjutnya dibawa ke Mapolres Inhu," terangnya.